Showing posts with label farming. Show all posts
Showing posts with label farming. Show all posts

Friday, April 25, 2014

Dua Paket

Yayyy... senangnya didatangi Pak Pos untuk memberi kiriman paket maupun surat tagihan.
Ceritanya Kamis kemarin Pak Pos datang membawakan saya 2 paket sekaligus. Paketnya kecil-ringan saja.

Yang pertama ialah paket 'hadiah' dari penerbit Diva Press, yaitu berupa buku antologi dan sertifikat. Jadi beberapa bulan lalu saya ikut lomba antologi yang diadakan penerbit ini. Hadiahnya memang tidak begitu menggiurkan, tapi saya menulis ini dalam rangka ulangtahun suami saya pada Desember tahun lalu, makanya saya tulis persembahannya buat suami dong :">
Alhamdulillah saya ikut ke dalam salah satu nominasi para kontributornya. Mungkin karena suatu hal, nama para kontributor antologi ini tidak disebutkan. Sebagai gantinya, id tweet kamilah yang ditulis di sana (id saya sunkidsunkids). Senang sekali rasanya ... karena sampulnya lucu, desain kertasnya juga cantik didominasi ungu, tebal tapi tidak berat. Bagi yang berminat bisa coba cari di Gramedia, mengingat Diva Press termasuk penerbit yang sudah cukup dikenal di toko buku manapun.
Incaran saya selanjutnya masih berupa kumpulan cerita pendek, tentu saja milik saya semua. Walau sudah pernah ikut beberapa antologi, rasanya saya tidak puas dengan cara 'keroyokan' seperti itu ... dan karena saya juga telah salah memilah lomba juga.



Paket kedua masih berupa hadiah. Bukan dari dunia kepenulisan, melainkan dari Pak Kebun, hihihi ...
Jadi ceritanya baru-baru ini saya memfollow page Al's Garden yang hobi serta jualan bibit tanaman. Setiap minggunya beliau selalu bikin kuis yang hadiahnya tentu saja bibit-bibit hasil kebunnya. Kemarin yang dihadiahkan yaitu tomato black cherry, cabe red habanero, dan ... morning glory Youjiro!
Hyaaa kebetulan sekali saya sedang mengincar bunga rambat satu ini. Tak disangka, dari banyak-panjangnya jawaban para peminat, komentar pendek saya malah menang :">

Sekalian free ongkir, saya pesan 6 bibit lagi: marigold ice cream & French mixed, morning glory chocolate silk rose & grandpa ott, dan marvel of peru choice mixed (bunga pukul 4).

Gak nyesel saya sekalian pesan di sana, rapi sekali packagingnya...
Di dalamnya juga terdapat 'nota' rincian pesanan, terlebih kop suratnya itu lho... resmi sekali padahal ngobrol sama orangnya biasa aja kadang beliau curhat segala :))
Lebih okenya lagi, di setiap kemasan bibit itu terdapat cara menyemai benihnya. Kalau tidak begitu, saya yang masih pemula ini mungkin gugling dulu, karena beberapa biji memang seringkali butuh perlakuan khusus dari awal menanam.

Alhamdulillah, rezeki tidak terduga ...

Thursday, January 16, 2014

Lihat Kebunku ...

Musim hujan begini jadi bikin urung terus nyiram halaman maupun ke loteng untuk melihat perkembangan sayuran kami. Akibatnya melati saja enggan berbunga karena dingin, tapi semoga saja jamur-jamur liar ga tumbuh di rerumputan depan.
Pagi hujan begini tumben saya penasaran untuk nengokin sayuran. Dan hyaaa ... senang sekali lihat bayam sudah cukup umur untuk dicabut, dan kangkung juga sebentar lagi bisa dipanen. Daun bawangnya masih butuh beberapa batang lagi agar bisa dipakai giliran, nantilah kalau ada tukang sayur lewat ...
Tomat yang saya besarkan di kapas tidak tumbuh, mungkin karena terlambat dimasukkan ke tanah -__-

Bunga entahapanamanya tambah 1 bunga
Bayam - kangkung
Bunga merpati
Sawi baru tumbuh-daun bawang-tomat-jeruk
Arbei nunggu matang

Thursday, January 9, 2014

Hasil Panen Berujung Sapo Tahu

Agak maksa juga ni judulnya ...
Saya cuma pingin rekam perjalanan 'kebun' kecil milik kami aja, bahwa dari sebelum nikah suami saya memang suka nanem-nanem tanaman dapur gitu. Maksudnya tanaman untuk keperluan masak gitulah.
Awal kepindahan saya ke Balikpapan juga sudah dimulai, cuma sayangnya tanah di sana kurang bagus sehingga kangkung yang kami tanam berujung tewas dimakan hama dan tak kunjung besar.

Sepisah kami dari orangtua suami, rencana kami meneruskan kebun kecil-kecilan itu tetap ada. Bermodal styrofoam dari penjual buah, sayur-mayurpun sudah siap diwadahi. Lama kelamaan tanaman di rumah tambah banyak, tambah asri deh :)

Tha-thaaa~

'Kebun' atap
Sudah sebulan lebih kayaknya nih, harusnya masa panen itu 22 hari. Baru sekarang sempat saya garap untuk masak brunch kami hari ini. Dari kapan hari saya kepingin sapo tahu, baru sekarang kesampaian karena bahan juga sudah cukup tersedia. Ga umum kali ya, sapo tahu kok pake kangkung ... tapi berhubung brokoli, bakso maupun wortelnya ga ada, maka pakai saja yang ada di kebun.

Bahan:
- 1 buah tahu sutera/telur/jepang, iris sesuai selera dan goreng hingga kecokelatan. Tiriskan.
- kangkung secukupnya
- udang kecil secukupnya (sesuai selera, bisa juga diganti ayam/sosis/bakso/cumi)
- jamur putih secukupnya, rendam dengan air panas hingga melunak, cuci dan tiriskan

Bumbu:
- 1/2 bawang bombay, iris kecil
- 3 siung bawang putih, iris kecil
- semangkuk air (bila suka kuah banyak)
- 1 sdm rata maizena
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tiram
- merica secukupnya
- daun parsley secukupnya
- kaldu
- gula-garam secukupnya
- minyak wijen (skip)
- margarin untuk menumis

Cara membuat:
- Tumis bawang bombay dan putih dengan margarin
- Masukkan udang, tumis hingga berubah merah
- Masukkan kangkung hingga setengah layu
- Masukkan semua bumbu, aduk hingga mengental
-Sajikan selagi panas

 
Powered by Blogger.