Monday, May 7, 2012

Perempuans... sunat ngga?

Ditulis Oleh : Veraveravera Puritama // 10:37 PM
Kategori:

29 comments:

  1. perempuan benernya ada sunatnya juga loh...
    tapi emang beda ama cowok en biasanya sunatnya pas setelah lahir

    lupa namanya apaan

    ReplyDelete
  2. ada yg nanya, kebetulan yg komen bilang putri2nya disunat. Bahkan ada yg pas setelah lahir itu disunat...
    Hukumnya gimana gitu?

    ReplyDelete
  3. taunya sih itu dari sunah rasul
    yang dipotong cuman sedikit bagian ujung dari daging yang nonjol keluar itu
    en biasanya setelah lahir dilakuinnya

    ReplyDelete
  4. khitan perempuan tidak dipotong seeprti laki2... cuma digores sedikit aja

    ReplyDelete
  5. khitan attau sunat perempuan tidak sama dengan femalegenitalmutilation

    silahkan baca lengkapnya di sini http://chirpstory.com/li/5737

    ReplyDelete
  6. roomofcreation menulis today at 10:53 PM
    sayangnya ama who ini dilarang

    ----------> karena menurut mereka sunat perempuan yang dlakukan oleh umat islam dianggap sama dengan female genital mutilation yang dilakukan di afrika sebagai tradisi. padhaal jelas-jelas beda.

    kemenkes malah mengatur soal sunat perempuan ini dengan sebuah peraturan, saya pernah baca.

    ReplyDelete
  7. pernah baca juga sunat untuk perempuan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan harus dilakukan mereka yang memang ahli di bidangnya, kalau tidak sebaiknya tidak dilakukan. (note: koreksi ya jika salah)

    Contoh lain bisa kita lihat pada bekam. Walaupun bekam itu disunnahkan oleh Nabi SAW, namun pengerjaannya tidak boleh sembarangan. Ada orang yang dibekam tepat di belakang lututnya hingga lumpuh atau pada titik2 tertentu yang seharusnya tidak boleh ditusuk/disayat.

    ReplyDelete
  8. Yang kubaca di Riyadush Shalihin hukumnya boleh, tp tak wajib. Sunatnya ndak kek laki laki.

    keponakan cewek akoh jg disunat, cuman di gores doang bagian atasnya doang (bag yg skrg numbuh bulu2 halus)
    ini seingat saya ya, soale waktu itu saya masih kecil juga.

    ReplyDelete
  9. Disebut 'sunat' berarti hukumnya sunat(h) kan?
    kalau bahasa Indonesianya kan khitan ^_^

    ReplyDelete
  10. hmm...
    kebanyakan khitan (nurut juriglagu deh) pas baru lahir ya...
    ada yg bilang juga malah tidak dianjurkan dalam dunia medis mah...

    makasih semuanyaaa~

    ReplyDelete
  11. Kalo buat perempuan, manfaatnya apa ya?

    ReplyDelete
  12. temen di lapak sebelah bilang katanya untuk meredam birahi berlebihan (biar gak binal gitu)~

    ReplyDelete
  13. ya gitulah...

    selaen itu biar pas gedhe gak 'pecicilan'

    ReplyDelete
  14. ooo...
    kirain tukang kesana-sini yg dia bawaannya ga bisa diem~

    ReplyDelete
  15. makasih dant~

    umur 3 taun bahaya gak ya? anaknya aktif je~

    ReplyDelete
  16. katanya (setelah baca link di atas), sunat utk perempuan itu baikny pas dewasa, soalnya perkembangan klit sudah kelihatan stabil/permanen (?), jdi motong kulupnya bs dikira2 pasnya, gak kurang atau malah kelebihan Hihi

    ReplyDelete
  17. :|

    hadeh taulah...
    semoga yg belum sunatpun (kalo gakmau sunat), bisa menjaga kehormatannya~

    ReplyDelete
  18. Hooo gtu ya Ve...
    Jadi (maaf) kalo belum disunat birahinya berlebihan gtu ya? Berarti yang birahinya berlebihan itu belum disunat ya? *asli awam soal ini

    ReplyDelete
  19. aku juga awam, mas~

    birahi berlebih itu... tergantung klit kali ya?
    nek berdasarkan artikele danti itu ada 3 'ketentuan'....
    kalau mau lihat perkembangan sesuai yg disebut artikel itu, berarti sunatnya mesti pas udah punya 'umur'... bukan yg pas baru lahir itu...
    gimana keluargabahgia?

    ReplyDelete

 
Powered by Blogger.